Surat Al Fatihah merupakan salah satu surat dalam Alquran yang paling sering dibaca oleh umat Islam, karena setiap sholat umat muslim pada membaca Al-Fatihah. Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat dan memiliki beberapa nama lain, di antaranya adalah Ummul-Kitab, Ummul-Quran, as-Sab’ul Matsani, Asy-Syifa, atau Ar-Ruqyah. Al-Fatihah merupakan surat
3. Mimpi menerima surat. Arti bermimpi menerima surat dari seseorang mengungkapkan bahwa kamu perlu lebih memikirkan kehidupan dan hubungan Anda. Jika suratnya tertutup, berarti Anda takut mengambil keputusan. Jika Anda membaca surat itu, ini adalah pesan yang harus Anda perhatikan. Ini memandu bagaimana menghindari masalah dalam hidup Anda. Ihdinash Shirathal Mustaqiim. Artinya: "Tunjukilah kami jalan yang lurus". (QS Al-Fatihah Ayat 6) Kami memohon, tunjukilah kami jalan yang lurus, dan teguhkanlah kami di jalan itu, yaitu jalan hidup yang benar, yang dapat membuat kami bahagia di dunia dan di akhirat, serta dapat mengantarkan kami menuju keridaan-Mu. (Tafsir Kementerian Agama)Artinya: " Adapun maksud dari kalimat "Syaiun lillaahi" (شيئ لله) adalah mengharap ridha dan bantuan hanyalah dari Allah bukan selain Allah, serta didalamnya mengandung pengakuan bahwa yang merealisasikan keinginan-keinginan dan mewujudkan kebutuhan-kebutuhannya adalah hanyalah Allah semata ." Wallahu A'lam.
والله أعلم. Artinya: "Membaca Al-Fatihah sebelum doa atau setelahnya dengan maksud bertawassul agar doa dikabulkan adalah perkara yang disyariatkan, tidak apa-apa. Hal ini ada dua alasan: 1. Tawassul dengan Al-Qur'an termasuk tawassul dengan sifat-sifat Allah, dan itu hal yang masyru' (disyariatkan) sesuai kesepakatan ulama.
Mendalami makna “Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’iin”. Syaikh As-Sa’di rahimahullah menerangkan sebagaimana berikut ini: “Ayat tersebut maksudnya “Hanya kepada-Mu sajalah kami menyembah dan memohon pertolongan”. Karena mendahulukan objek (maf’ul) berfungsi untuk membatasi (hashr), yaitu menetapkan hukum yang telah disebut dan
Oleh karena itu, kata Ibnu Jarir At-Thabari, menurut saya takwil paling utama atas Surat Al-Fatihah ayat 6 adalah “anugerahkan taufiq kepada kami untuk teguh pada apa yang Kauridhai dan Kauberikan kepada para hamba-Mu yang mendapat nikmat baik berupa ucapan maupun perilaku. Itulah ‘ As-Shirāthal mustaqīm ’ karena orang yang menerima.